Membangun tim ini mutlak diperlukan untuk mempercepat kesuksesan seorang tenaga pemasar. Berbeda dengan banyak bisnis networking diluaran sana yang menempatkan seseorang sebagai bawahannya (downline) ketika membangun tim. Di bisnis kemitraan ini, semua anggota tim adalah mitra atau partner bisnis yang saling bantu membantu untuk mencapai kesuksesan bersama.

Ambil contoh. Saya merekrut seseorang bernama A sebagai partner bisnis saya. Orang yang tidak tahu akan berfikir bahwa A itu bawahan atau downline saya, padahal sejatinya bukan. Buktinya dari mana?

Banyak. Saya tidak berhak menyuruh-nyuruh A ini untuk melakukan atau tidak melakukan apapun. Semua terserah A. Si A sendirilah yang mengatur ritme dan waktu kerjanya. Namun jika A membutuhkan bantuan saya untuk mengajari sesuatu terkait bisnis ini, maka itu menjadi tugas saya untuk membantunya.

Bahkan dalam kenyataannya, banyak terjadi sesorang yang direkrut belakangan justru bisa lebih cepat sukses dan berpretasi gemilang daripada orang merekrutnya. Kenapa bisa begitu? ya tentunya karena orang yang direkrut tadi mempunyai kinerja yang lebih baik.